SELAMAT DATANG DI TANGKASNETINDO.DAPATKAN BONUS 10 % SETIAP DEPOSIT.

Demonstrasi Fans Manchester United Akibatkan 6 Kepolisian Mengalami Cedera

 


Para Fans MU melakukan demonstrasi di kandang Manchester United. Sumber foto: liputan6.com



Tangkas Net Indo - Demonstrasi yang telah dilakukan oleh pendukung Manchester United pada akhir pekan kemarin. Satu orang telah ditangkap dan enam polisi mengalami cedera setelah peristiwa itu.


Ratusan suporter MU yang saat itu telah menggelar protes secara besar-besaran pada hari Minggu (2/5) waktu setempat. Mereka yang datang tepat sebelum pertandingan lanjutan Liga Inggris antara MU vs Liverpool di yang di gelar di Old Trafford.


Para Fans The Red Devils yang saat itu telah mendesak keluarga Glazer, pemilik klub, untuk mundur. Para suporter itu telah berbondong-bondong untuk menggeruduk kawasan di sekitar Old Trafford, bahkan sampai masuk ke dalam lapangan. Pertandingan sendiri akhirnya harus ditunda.


Di luar stadion, bahkan ricuh rupanya sempat terjadi. Suporter vs Polisi yang tidak bisa  terelakkan dalam momen panas tersebut.


Menurut laporan dari Sky Sports, sebanyak enam polisi yang terluka akibat bentrokan. Sementara satu orang dari pihak suporter yang berhasil diamankan oleh petugas. Berdasarkan keterangan dari Kepolisian Manchester, kericuhan sempat terjadi setelah para fans telah melempari suar, botol, dan penghalang ke arah polisi saat itu.


Beberapa polisi juga telah disebut mengalami luka serius pada insiden tersebut. Di antaranya telah mengalami luka di wajah, retak rongga mata, dan beberapa dari mereka telah dipukuli oleh pihak berwajib.


"Enam cedera petugas polisi yang saat ini telah dilaporkan sejauh ini, dengan satu petugas yang mengalami rongga mata yang retak, telah membutuhkan perawatan medis, dan lainnya juga telah menderita luka di bagian wajahnya, menyusul botol dan kaleng yang telah dilempar dari arah kerumunan," kata pernyataan Kepolisian Greater Manchester.


Pihak kepolisian juga telah mengatakan, suporter telah lebih dulu meningkatkan eskalasi kepada demonstrasi. Polisi juga telah menyebut aksi dari para suporter bukan lagi aksi yang damai.


"Tingkah laku mereka yang ditunjukkan pada protes ini benar-benar mengerikan dan membuat mereka terluka. Petugas yang saat itu hanya mencoba melakukan tugas mereka dan memfasilitasi protes damai," kata Asisten Kepala Polisi GMP, Nick Bailey.


"Namun sejumlah dari mereka yang hadir menjadi telah menjadi bermusuhan dan agresif terhadap petugas, dan telah memaksa masuk ke dalam lapangan sepakbola, yang membuatnya sangat jelas bahwa itu adalah protes yang tidak damai dan merusaknya untuk mayoritas pengunjuk rasa yang tidak bermaksud protes menjadi tindakan sebuah kekerasan."


"Petugas kami telah mencoba tidak terlibat dengan para pengunjuk rasa, tetapi dihadapkan dengan kekerasan yang terjadi dan agresi yang mengakibatkan diambilnya tindakan tegas oleh penegakan hukum. Penegakan akan selalu menjadi pilihan terakhir, tetapi dalam keadaan seperti ini telah dianggap sangat perlu untuk menjaga keamanan selama situasi itu. meningkat dalam hal permusuhan," jelasnya.


Investigasi pasukan dari Greater Manchester terhadap gangguan yang telah terjadi di Old Trafford pada hari Minggu kini sedang dilakukan dan didalami.


Adapun demonstrasi itu menjadi puncak kekesalan para fans MU pada Keluarga Glazer, yang sudah 16 tahun telah memiliki MU. Terakhir, adalah tentang keikutsertaan MU di ajang European Super League yang telah menjadi hal yang tidak bisa dimaafkan saat ini oleh semua pihak MU, baik suporter dan para legenda klub.

Posting Komentar

0 Komentar

About Me

header ads