SELAMAT DATANG DI TANGKASNETINDO.DAPATKAN BONUS 10 % SETIAP DEPOSIT.

Wagub DKI Sebut Dana Pembangunan Tugu Sepeda dari Swasta

 

Pekerja saat menyelesaikan pembangunan Tugu Sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (5/4/2021). Pembangunan tugu tersebut sebagai pengingat momentum penggunaan sepeda yang masif digunakan masyarakat Ibu Kota pada masa pandemi Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria mengatakan, pembangunan monumen tugu sepeda senilai Rp. 800 juta di kawasan Jalan Sudirman merupakan bagian dari pembangunan jalur sepeda permanen. Perkembangan ini untuk menunjukkan keberpihakan Ibu Kota dengan pengendara sepeda.


Riza mengatakan pembangunan monumen tugu sepeda memberikan peluang bagi para pelaku seni untuk berkreasi dan berinovasi. Selain itu, diharapkan dapat mendorong sepeda menjadi salah satu moda transportasi masyarakat, bukan sekedar rekreasi dan olahraga.


“Ini menunjukkan keberpihakan kami terhadap pengguna jalan, ini adalah sesuatu yang baik. Dan kami ingin mempercantik Ibu Kota,” kata Riza seperti dikutip ANTARA, Kamis (8/4/2021).


Dana pembangunan tugu sepeda berasal dari pihak swasta


Riza mengatakan bahwa dana sejumlah Rp. 800 juta untuk pembangunan tugu sepeda di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, tidak berasal dari APBD. Namun, itu berasal dari pihak swasta.


“Anggarannya dari pihak kewajiban swasta. Dari pihak ketiga,” kata Riza.


Tugu sepeda merupakan bagian dari proyek 11 jalur sepeda permanen


Tugu sepeda yang dibangun dalam bentuk ban sepeda. Menurut Riza, pembangunan tugu tersebut termasuk dalam proyek 11 jalur sepeda permanen yang akan dibangun di kawasan yang sama.


Adapun, proyek pembangunan tugu dan jalur sepeda tersebut senilai Rp. 28 miliar.


Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini gencar mengkampanyekan bersepeda. Hal ini sejalan dengan peningkatan pesat pengendara sepeda selama pandemi COVID-19.


Pembangunan tugu sepeda dikritik


Namun, pembangunan tugu sepeda tidak lepas dari kritik. Salah satunya, Ferdinand Hutahaean, mengatakan pembangunan monumen sepeda tidak bermanfaat.


“Program ini tidak bermanfaat. Tidak memiliki landasan filosofis,” tulis Ferdinand dalam tweet di akun Twitter miliknya, Selasa (6/4/2021).

Tangkasnetindo | Bolatangkas Online Asia | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya

Posting Komentar

0 Komentar

About Me

header ads